Berikan Tantangan Bagi Mahasiswa Pariwisata UNAS, Karanganyar Siapkan 30 Desa Wisata Untuk Digarap

Jakarta (UNAS) –Seperti program yang dicanangkan oleh Mentri Pendidikan Republik Indonesia, tentang Merdeka Belajar Kampus Merdeka.Program Studi Pariwisata Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Nasional mengadakan forum diskusi dan penjajakan untuk Kerjasama dengan Pemerintah Daerah Karanganyar. Kegiatan ini digelar melalui forum diskusi virtual yang berlangsung Rabu, 28 Juli 2021.

Menurut Ketua Program Studi Pariwisata, Ramang H. Demolingo, S.S., M.Par Prodi Pariwisata sedang giat melakukan kerjasama termasuk dengan Pemerintah Daerah Karanganyar. “Prodi Pariwisata memang saat ini sedang giat melakukan Kerjasama, kegiatan ini merupakan penjajakan kerjasama. Kabupaten Karanganyar menawarkan 30 desa parwisata”, jelasnya dalam wawancara.

Forum diskusi dan kerjasama Program Studi Pariwisata Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Nasional, Pemerintah Daerah Karanganyar menghadirkan Agora Speaker International dan Indonesia Heritage Society, kegiatan dilaksanakan dalam rangka mendiskusikan potensi pengembangan pariwisata di Kabupaten Karanganyar. Terutama, terkait dengan pengembangan dari potensi heritage dan kegiatan pariwisata di wilayah tersebut.

Hadir dalam forum tersebut, Mike Nicholson dari Agora Speaker International dan Indonesia Heritage Society. Sementar dari Pemda Karanganyar hadir (Gana Wuntu dan Birrul Walidain). Dua dosen Prodi Pariwisata Unas, Gagih Pradini, S.Par., MM, dan Bagus S. SH., turut terlibat dalam diskusi tersebut.

Dalam paparannya, Gagih Pradini, S.Par., MM, untuk merealisasikan kerjasama tersebut, mahasiswa akan melakukan di tempat-tempat pariwisata di Kabupaten Karanganyar. “ Untuk merealisasikan kerjasama Program Studi Pariwisata Universitas Nasional melalui Program MBKM seperti riset, KKNT, magang dan kewirausahaan yang dilakukan oleh mahasiswa akan dilakukan di tempat-tempat pariwisata di Kabupaten Karanganyar,” terangnya.

Gagih juga berharap agar kegiatan kerjasama ini dapat berkontribusi dalam pengembangan desa wisata yang ada di Karanganyar. Sebagai realisasi dari rencana program tersebut, selanjutnya akan dibuatkan nota kesepahaman Kerjasama. (*TIN)