Jakarta (UNAS) – Universitas Nasional (UNAS) menerima sumbangan koleksi buku dari Menteri Kebudayaan Republik Indonesia, Dr. Fadli Zon, S.S., M.Sc., pada (1/12) sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan literasi dan pelestarian pengetahuan budaya. Penyerahan ini menjadi langkah penting bagi UNAS untuk memperkaya referensi di Cyber Library. Koleksi yang diberikan mencakup karya ilmiah, catatan sejarah, serta buku budaya yang relevan bagi penelitian mahasiswa dan dosen. UNAS menyampaikan apresiasi atas kontribusi tersebut.
Kepala Perpustakaan Pusat Cyber Library UNAS, Hesti Ari Wardani, S.I.Pust., menjelaskan bahwa sumbangan ini menambah ketersediaan sumber rujukan yang bermanfaat bagi pengguna perpustakaan. Ia menyebutkan bahwa karya-karya Dr. Fadli Zon memiliki nilai historis yang kuat dan relevan untuk kajian ilmu sosial, politik, dan kebudayaan. Menurutnya, koleksi tersebut akan mendukung pengembangan literasi mahasiswa dalam memahami dinamika sejarah Indonesia. UNAS berharap akses terhadap buku-buku ini dapat meningkatkan kualitas riset di lingkungan kampus.
Dr. Fadli Zon menyampaikan bahwa pemberian buku ini merupakan bagian dari komitmennya untuk memperluas akses pengetahuan bagi masyarakat, khususnya di perguruan tinggi. Ia menilai UNAS sebagai salah satu lembaga pendidikan yang aktif memajukan literasi dan penelitian. Menurutnya, perpustakaan adalah ruang penting untuk membangun kesadaran sejarah dan kebudayaan bangsa. Ia berharap koleksi tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal oleh sivitas akademika.
Koleksi buku yang disumbangkan mencakup berbagai tema penting, seperti sejarah nasional, kebudayaan Nusantara, dan kajian politik. Beberapa judul yang diterima antara lain Kesaksian Korban Kekejaman PKI 1948, Politik Huru Hara Mei 1998, hingga Pesona Keris Nusantara. Selain itu, terdapat pula karya mengenai diplomasi parlemen, ekonomi kerakyatan, serta dokumentasi budaya melalui kartu pos bergambar. Semua judul telah masuk ke dalam sistem katalog Cyber Library.
Tercatat ada 25 judul buku yang disumbangkan ke Universitas Nasional dan seluruhnya merupakan karya beliau sendiri. UNAS memandang sumbangan ini sebagai upaya strategis dalam memperkuat ekosistem pendidikan berbasis riset. Kehadiran koleksi baru menambah alternatif literatur akademik yang dapat diakses oleh pengguna perpustakaan. UNAS menilai publikasi yang terarah dapat meningkatkan pemanfaatan sumber belajar.
Cyber Library UNAS juga menegaskan komitmennya untuk mempermudah akses pengguna melalui layanan digital. Katalog buku-buku sumbangan akan disertakan dalam sistem pencarian agar dapat ditemukan berdasarkan judul, pengarang, dan topik. Pengelola perpustakaan menambahkan bahwa koleksi baru ini akan ditempatkan di rak referensi budaya dan sejarah. Upaya ini dilakukan agar pengguna memperoleh pengalaman literasi yang lebih terarah.
Dalam kesempatan ini, Rektor Universitas Nasional, Dr. El Amry Bermawi Putera, M.A., menyampaikan ucapan terima kasih kepada Dr. Fadli Zon atas kontribusinya. UNAS menilai dukungan dari tokoh nasional sangat berperan dalam menjaga keberlanjutan tradisi literasi di kampus. Dengan hadirnya koleksi baru, kampus berharap dapat memperkuat minat baca dan meningkatkan kapasitas akademik mahasiswa. UNAS mengapresiasi kolaborasi yang mendukung kemajuan dunia pendidikan.
UNAS berharap kerja sama dengan Kementerian Kebudayaan dapat terus berkembang pada masa mendatang. Dukungan literasi seperti ini dinilai penting untuk memperkaya wawasan generasi muda tentang sejarah dan budaya Indonesia. UNAS berkomitmen memanfaatkan koleksi tersebut untuk kegiatan akademik, penelitian, serta pengembangan pengetahuan. Press rilis ini disampaikan sebagai bentuk transparansi informasi kepada publik mengenai penambahan koleksi perpustakaan. (AAP)
Bagikan :


