Jakarta (Humas UNAS) – Universitas Nasional (UNAS) turut berpartisipasi dalam kegiatan Pekan Pendidikan Tinggi Jakarta (PPTJ) ke-21 Tahun 2026 yang diinisiasi oleh Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah III. Kegiatan ini menjadi wadah strategis untuk memperkuat sinergi antar perguruan tinggi sekaligus memperluas akses informasi pendidikan tinggi bagi masyarakat, khususnya calon mahasiswa baru di wilayah Jakarta.
PPTJ ke-21 Tahun 2026 diselenggarakan selama tiga hari, mulai Rabu hingga Jumat, 4–6 Februari 2026, bertempat di Kartika Expo Balai Kartini, Jakarta. Rangkaian kegiatan ini mencakup agenda talkshow, sosialisasi, serta berbagai sesi diskusi yang mengangkat isu-isu strategis dalam pendidikan tinggi, seiring dengan pelaksanaan promosi potensi perguruan tinggi peserta.
Keikutsertaan UNAS dalam kegiatan ini merupakan bentuk komitmen institusi dalam mendukung penguatan ekosistem pendidikan tinggi yang inklusif, adaptif, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Melalui partisipasi dalam PPTJ, UNAS menghadirkan layanan informasi akademik dan non-akademik secara langsung, sekaligus memperkenalkan berbagai program studi, fasilitas kampus, serta peluang pengembangan mahasiswa yang tersedia.
Pada PPTJ tahun ini, UNAS juga memberikan informasi kepada pengunjung terkait program kelas internasional yang dijalankan oleh lima program studi. Informasi tersebut menjadi salah satu daya tarik utama bagi calon mahasiswa yang berminat memperoleh pengalaman pembelajaran dengan orientasi global, termasuk peluang penguatan kompetensi bahasa, jejaring akademik internasional, serta atmosfer perkuliahan yang mendukung kesiapan lulusan menghadapi persaingan dunia kerja internasional.
Selain menjadi ruang promosi perguruan tinggi, PPTJ juga berperan penting sebagai pusat informasi bagi calon mahasiswa baru untuk memperoleh gambaran komprehensif mengenai pilihan pendidikan tinggi, jalur penerimaan, hingga dinamika isu pendidikan tinggi terkini. Dengan demikian, kegiatan ini diharapkan mampu mendorong calon mahasiswa untuk mengambil keputusan pendidikan secara lebih tepat dan terarah.
Tingginya angka kunjungan tersebut mencerminkan kebutuhan masyarakat terhadap akses informasi pendidikan tinggi yang semakin relevan dengan tuntutan dunia kerja. Dalam berbagai pemberitaan nasional, pendidikan tinggi kerap disebut sebagai salah satu faktor penting dalam memperkuat daya saing individu, terutama di tengah perubahan kebutuhan industri yang menuntut kompetensi spesifik, kemampuan adaptasi, literasi digital, serta kesiapan menghadapi persaingan kerja yang semakin ketat.
Sejumlah laporan dan pemberitaan yang merujuk pada data ketenagakerjaan juga menunjukkan bahwa lulusan perguruan tinggi umumnya memiliki peluang kerja yang lebih luas, tingkat mobilitas karier yang lebih tinggi, serta akses yang lebih besar terhadap pekerjaan formal. Kondisi ini menjadi salah satu alasan mengapa masyarakat, termasuk siswa, orang tua, dan guru pendamping, semakin aktif mencari perguruan tinggi yang dapat memberikan pembelajaran yang relevan, fasilitas memadai, dan program pengembangan kompetensi yang terarah.
Melalui momentum PPTJ ke-21 Tahun 2026, Universitas Nasional menegaskan perannya sebagai salah satu perguruan tinggi yang aktif berkontribusi dalam pengembangan pendidikan tinggi di Indonesia, sekaligus membuka ruang interaksi langsung antara kampus dengan masyarakat luas, terutama generasi muda yang tengah mempersiapkan masa depan akademik dan kariernya. (*Dimas Wijaksono)




