Jakarta (UNAS) – Unit Pelaksana Teknis Wirausaha Mahasiswa (UPTWM) Universitas Nasional menggelar UNAS Entrepreneur Expo 2026: Inovasi, Kreasi, Prestasi pada Rabu (14/01) di Aula UNAS Pejaten. Kegiatan ini menghadirkan 36 booth usaha mahasiswa dari berbagai bidang sebagai ruang aktualisasi kreativitas dan semangat kewirausahaan.
Pameran tidak hanya menjadi ajang unjuk produk, tetapi juga sarana eksperimen bisnis dan pembelajaran kewirausahaan secara praktik. Melalui kegiatan ini, mahasiswa berkesempatan mempresentasikan gagasan, menawarkan inovasi, serta mendapatkan umpan balik dari pengunjung.
UNAS Entrepreneur Expo 2026 turut dirangkaikan dengan Event Talkshow Seri 3 bertajuk “Perang Uang: Mengupas Tuntas Dampak Geopolitik terhadap Dompet Anda”. Talkshow tersebut mengangkat isu literasi keuangan di tengah dinamika geopolitik global yang memengaruhi ekonomi, pasar keuangan, dan pengelolaan keuangan individu.
Ketua Pelaksana kegiatan, Fatiah, menjelaskan bahwa tema dipilih untuk memberikan pemahaman yang relevan bagi mahasiswa. “Tema ini kami angkat untuk memberikan pemahaman mengenai bagaimana dinamika geopolitik global mempengaruhi stabilitas ekonomi, sektor keuangan, serta kondisi finansial masyarakat,” ujarnya.
Fatiah memaparkan bahwa talkshow terdiri atas tiga bagian materi. Materi pertama membahas isu geopolitik global sebagai dasar pemahaman situasi internasional. Materi kedua mengulas dampaknya terhadap sektor keuangan oleh Johnny Djohari, sementara materi ketiga disampaikan oleh Demi Febriantyo yang memberikan perspektif dari sektor perbankan terkait pengelolaan keuangan.
Kepala UPTWM UNAS, Dr. Ir. Farida, M.M., menegaskan bahwa UNAS Entrepreneur Expo merupakan ruang ide dan kreativitas mahasiswa. “Pameran ini menghadirkan 36 booth mahasiswa dengan beragam konsep usaha. Ini bukan hanya ajang pameran, tetapi ruang ide dan kreativitas mahasiswa,” tegasnya.
Ia menambahkan bahwa kegiatan ini mendorong mahasiswa untuk melampaui pemikiran konseptual dan menghadirkan solusi kewirausahaan yang berkelanjutan. Menurutnya, relevansi talkshow literasi keuangan menguat karena dinamika geopolitik tidak hanya berdampak pada negara, tetapi juga pada keuangan individu.
Wakil Rektor Bidang Akademik, Kemahasiswaan, dan Alumni UNAS, Dr. Erna Ermawati Chotim, M.Si., menilai bahwa UNAS Entrepreneur Expo merupakan kegiatan strategis dalam mendukung implementasi Outcome-Based Education (OBE). “Melalui expo ini, mahasiswa tidak hanya memahami konsep kewirausahaan secara teoritis, tetapi juga mempraktikkannya melalui karya dan produk yang dihasilkan,” ujarnya.
Pada kegiatan ini, sebanyak 36 kelompok kelas kewirausahaan menampilkan prototipe produk hasil kreativitas, riset sederhana, dan kerja tim. Produk yang ditampilkan menunjukkan potensi inovasi mahasiswa serta kesiapan menghadapi tantangan dunia usaha. Dr. Erna juga mengapresiasi dukungan Rakha Financial dan CTBC Bank yang menghadirkan perspektif finansial dan profesional bagi mahasiswa.
Talkshow menghadirkan tiga narasumber profesional, yaitu Ricky R. Masri, Direktur Pelaksana dan Pendiri Rakha Financial; Suryo AB, Pakar Politik dan CEO; serta Demi Febrianty, Kepala Distribusi Simpanan dan Penjualan Bank CTBC. Para peserta juga berkesempatan menjelajahi booth kewirausahaan yang menampilkan produk kreatif mulai dari kuliner, fashion, hingga jasa berbasis digital.
UNAS Entrepreneur Expo 2026 diharapkan mampu melahirkan ide bisnis mahasiswa yang berkelanjutan serta memperkuat karakter lulusan sebagai individu yang mandiri dan kompetitif di dunia usaha. (SAF)





