Jakarta (UNAS) – Universitas Nasional (UNAS) berpartisipasi dalam Pekan Pendidikan Tinggi Jakarta (PPTJ) yang diselenggarakan di Balai Kartini, Jakarta, pada Rabu–Jumat (4–6/2). Kegiatan ini menjadi sarana strategis bagi perguruan tinggi untuk memperkenalkan program pendidikan sekaligus mendukung penguatan peran kampus dalam mewujudkan Jakarta sebagai kota global.
PPTJ secara resmi dibuka oleh Wakil Kepala Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta, Sarjoko, M.M. Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa penyelenggaraan PPTJ sejalan dengan Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2024 tentang Daerah Khusus Jakarta, yang menempatkan Jakarta sebagai kota global dan pusat pertumbuhan pendidikan tinggi.
Menurut Sarjoko, posisi Jakarta yang saat ini berada pada peringkat ke-71 kota global dunia menjadi tantangan bersama, khususnya dalam meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM). Perguruan tinggi dinilai memiliki peran strategis sebagai agen perubahan dalam mencetak generasi muda yang kritis, solutif, dan mampu menjawab tantangan di bidang ekonomi, sosial, budaya, serta teknologi.
“Perguruan tinggi di Jakarta memegang peran penting dalam mentransformasi generasi muda agar siap menjadi pemimpin masa depan yang tidak hanya kritis, tetapi juga mampu memberikan solusi,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya peningkatan akses layanan pendidikan, terutama bagi mahasiswa dari keluarga kurang mampu, agar dapat menempuh pendidikan secara berkelanjutan. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, lanjutnya, berkomitmen mengembangkan berbagai program pendidikan, termasuk penguatan program mahasiswa dan kajian umum, guna meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
Dalam kesempatan tersebut, Sarjoko turut menyoroti hasil riset Indonesia Career Research Network (ICRM) yang menunjukkan bahwa 87 persen mahasiswa di Indonesia merasa kurang tepat dalam memilih jurusan. Oleh karena itu, PPTJ diharapkan menjadi momentum bagi siswa SMA/SMK untuk mengenali potensi diri serta menentukan pilihan program studi yang sesuai dengan minat dan kompetensi.
“Mahasiswa harus menjadi pencari peluang, bukan sekadar pengunjung. Manfaatkan pameran ini untuk menggali informasi, berdiskusi, dan memahami pilihan perguruan tinggi secara lebih mendalam,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala Bagian Umum LLDIKTI Wilayah III, Tri Munanto, S.E., M.Ak., menyampaikan bahwa PPTJ merupakan forum kolaboratif yang secara konsisten memberikan kontribusi terhadap pengembangan pendidikan tinggi di DKI Jakarta. Ia juga menekankan pentingnya perluasan akses bantuan pendidikan, termasuk Program Indonesia Pintar (PIP) melalui KIP Kuliah, bagi mahasiswa.
Melalui keikutsertaan dalam PPTJ, UNAS menghadirkan layanan informasi akademik dan kemahasiswaan bagi calon mahasiswa. Pengunjung dapat memperoleh informasi mengenai program studi, fasilitas, serta layanan pendukung pendidikan dengan mengunjungi stan UNAS di nomor 139–140.
Partisipasi UNAS dalam kegiatan ini menjadi bentuk komitmen universitas dalam menyediakan akses informasi pendidikan tinggi yang terbuka, inklusif, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat. (TIN)






