Tiga Hari CBCD Indonesia Gelar Workshop Nasional Makroalga di Karimunjawa, Dapat Apresiasi Peserta dan Pihak Taman Nasional

Workshop diikuti 39 peserta dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia dan dirancang untuk menggabungkan diskusi akademik, paparan riset, serta kegiatan lapangan di kawasan konservasi Taman Nasional Karimunjawa. Selain sesi kelas, peserta juga terlibat langsung dalam eksplorasi makroalga, snorkeling ilmiah, dan praktik budidaya rumput laut.

Wakil Rektor Bidang Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat, dan Kerja Sama UNAS yang juga menjabat sebagai Koordinator CBCD Indonesia, Prof. Dr. Ernawati Sinaga, M.S., Apt., memperkenalkan pascasarjana Universitas Nasional kepada Kepala SPTN Wilayah II Karimunjawa, Isai Yusidarta, S.T., M.Sc., disela-sela acara workshhop.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program konsorsium CBCD Indonesia yang melibatkan Universitas Nasional, Universitas Pancasila, Universitas Sriwijaya, serta Rutgers, The State University of New Jersey, Amerika Serikat. Selama lima hari, peserta mendapatkan pemahaman menyeluruh mengenai potensi makroalga dari aspek ekologi, kesehatan, hingga pengembangan bahan alam berkelanjutan.

Workshop dibuka oleh Wakil Rektor Bidang Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat, dan Kerja Sama UNAS yang juga menjabat sebagai Koordinator CBCD Indonesia, Prof. Dr. Ernawati Sinaga, M.S., Apt. Ia menekankan bahwa riset makroalga memiliki relevansi strategis bagi pengembangan obat, pangan fungsional, kosmetik, dan bioenergi.

Materi pengelolaan kawasan konservasi disampaikan oleh Kepala SPTN Wilayah II Karimunjawa, Isai Yusidarta, S.T., M.Sc., yang menjelaskan sistem zonasi taman nasional serta menegaskan bahwa budidaya Kappaphycus alvarezii tidak menjadi penyebab utama kerusakan terumbu karang.

Prof. Ilya Raskin dari Rutgers University saat memberikan presentasi di malam pembukaan workshop.

Dari perspektif internasional, Prof. Ilya Raskin dari Rutgers University memaparkan peran tumbuhan dan alga sebagai biochemical factories penghasil senyawa bioaktif yang penting dalam pengembangan agen pencegah penyakit kronis. Ia juga menilai Indonesia memiliki peluang besar sebagai pusat riset bioprospeksi berbasis biodiversitas.

Pada sesi Discovering Novel Botanicals, Antonia Kaz memperkenalkan pendekatan GIBEX dengan filosofi Reversing the Flow, yang menekankan kedaulatan data dan sampel biologis negara asal. Ia menjelaskan teknologi RAMES dan Screens-to-Nature sebagai metode awal identifikasi bioaktivitas secara langsung di lapangan.

dr. Muhammad Yusran, M.Si. dari Universitas Sriwijaya, saat foto bersam dengan Prof. Ilya Raskin dari Rutgers University dan Prof. Dr. Ernawati Sinaga, M.S., Apt., dari Universitas Nasional.

Pemateri lain, dr. Muhammad Yusran, M.Si. dari Universitas Sriwijaya, membahas potensi fukoidan sebagai kandidat terapi retinopati diabetik. Sementara itu, peneliti UNAS Atika Amalia Firdaus dan Yuninda Tri Herawati memaparkan hasil riset bioaktivitas Padina australis dan Sargassum crassifolium dari perairan Karimunjawa yang menunjukkan aktivitas antioksidan, fotoprotektif, dan potensi penyembuhan luka.

Kegiatan lapangan pada hari kedua dilaksanakan di Pulau Cemara Besar dan dipandu oleh tim profesional Taman Nasional Karimunjawa bersama Tim CBCD dari UNAS yang tergabung dalam kepanitiaan, antara lain Dr. Ir. Nonon Saribanon, M.Si.; Atika Amalia Firdaus, S.Si.; Yuninda Tri Herawati, S.Kel.; serta Astri Rozanah Siregar, S.Si., S.Pd., M.Si.

Kegiatan Workshop dilapangan, budidaya rumput laut.

Pada sesi praktik budidaya, peserta mempelajari teknik penanaman Kappaphycus alvarezii menggunakan sistem longline dengan dua model, yaitu tali anting dan tali rafia, termasuk keunggulan dan keterbatasan masing-masing metode.

Workshop ditutup pada Senin malam, 8 Desember 2025, di Royal Ocean View Resort. Ketua Pelaksana yang juga berasal dari UNAS, Dr. Ir. Nonon Saribanon, M.Si., menyampaikan laporan pelaksanaan dan menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program kolaboratif CBCD Indonesia yang secara konsisten mendorong riset bahan alam berbasis sumber daya hayati Indonesia. (SAF)

Bagikan :

Info Mahasiswa

Related Post

Seleksi UNAS Promotion Team Batch 10
Gelar Pelantikan dan Angkat Sumpah, FIKES UNAS Cetak 74 Ners dan 123 Bidan Profesional
YMIK Terima Izin Pendirian Universitas Siber Pertama di Indonesia
Melalui Public Lecture “Italian Languange Week In The World”  Diharapkan Mahasiswa UNAS Bisa Kuliah Di Italia
Duta Besar Indonesia Untuk Ukraina Curahkan Keresahannya dalam buku “Dari KYIV Menulis Indonesia”
Galakkan Potensi Wisata Kepulauan Seribu, UNAS Gandeng Pemprov DKI dan PHRI

Kategori Artikel

Berita Terbaru

Jadwal pelaksanaan PLBA T.A 2025/2026

Hari : RABU

SESI : 1

Tanggal : 24 September 2025

Pukul : 07.00 – 12.00 WIB

Auditorium Universitas Nasional

FAKULTAS

  1. FISIP
  2. FAKULTAS BAHASA DAN SASTRA
  3. FAKULTAS TEKNIK DAN SAINS
  4. FAKULTAS TEKNOLOGI  KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA

SESI : 2

Pukul : 13.00 – 16.00 WIB

Tempat : Auditorium Universitas Nasional

FAKULTAS

  1. FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS
  2. FAKULTAS HUKUM
  3. FAKULTAS ILMU KESEHATAN
  4. FAKULTAS BIOLOGI DAN PERTANIAN

Tempat : Auditorium Universitas Nasional

Hari : Kamis

Tanggal 25 September 2025

Pukul : 07.00 – 16.00 WIB

  1. FISIP
  2. FAKULTAS BAHASA DAN SASTRA
  3. FAKULTAS TEKNIK DAN SAINS
  4. FAKULTAS TEKNOLOGI  KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA
  5. FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS
  6. FAKULTAS HUKUM
  7. FAKULTAS ILMU KESEHATAN
  8. FAKULTAS BIOLOGI DAN PERTANIAN

Tempat : Auditorium Universitas Nasional