Teater Ghanta Ukir Prestasi di Festival Teater Jakarta 2011

Teater Ghanta Unas berhasil menorehkan prestasinya sebagai Group Terbaik II dan Ketua Umum UKM tertua kedua di Unas ini, Adilof Firdaus juga berhasil meraih prestasi di kategori Peran Pembantu Pria terbaik.
 
Jakarta (UNAS) – Siapa yang menanam benih, dia yang menuai. Ungkapan tersebut rasanya pas untuk menggambarkan kerja keras dan hasil yang dicapai oleh Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Teater Ghanta Universitas Nasional. UKM yang giat berlatih ini meraih prestasi di dua kategori berbeda dalam festival teater Jakarta yang digelar beberapa waktu lalu.

Dalam rangkaian festival teater yang digelar oleh Dewan Kesenian Jakarta bertema “Membaca Aku, Membaca Laku” pada tanggal 29 November – 14 Desember 2011 tersebut, Teater Ghanta Unas berhasil menorehkan prestasinya sebagai Group Terbaik II dan Ketua Umum UKM tertua kedua di Unas ini, Adilof Firdaus juga berhasil meraih prestasi di kategori Peran Pembantu Pria terbaik.

Festival Teater Jakarta (FTJ) ke – 39 ini merupakan pagelaran teater terbesar di Indonesia. Tidak hanya itu, di usia tersebut FTJ juga dinobatkan sebagai festival tertua di Indonesia. Selama festival berlangsung, Teater Ghanta juga menggelar salah satu produksi terbaiknya bertema “Pesta Sampah” yang diselenggarakan di Teater Salihara Jakarta pada Jum’at (9/12).

Pertunjukan teater bertema “Pesta Sampah” karya Yustiansyah Lesmana yang dimainkan oleh anggota teater Ghanta, terdiri dari Faris As, Adilof Firdaus, Diah Lestari dan lainnya ini disajikan dengan penuh musik dan setting panggung yang sederhana namun memukau puluhan penonton yang hadir dalam acara tersebut. “Tema pesta sampah ini diambil mencoba membesarkan dimensi sampah yang identik dengan kotor. Banyak hal ini terjadi di kehidupan kita, dari sisi moral, politik dan sisi – sisi lainnya yang ada dalam hidup ini,” ujar Tian saat pementasan teater “Pesta Sampah” usai. (Herlina, A.Md.)

sumber foto : http://ftj2011blog.blogspot.com