Rutin Jajaki Kerjasama Guna Implementasi MBKM, FEB UNAS Teken MoA Dengan DDTC

Jakarta (UNAS) – Dalam Peraturan Menteri Pendidikan Dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 3 Tahun 2020 tentang Standar Nasional Pendidikan Tinggi dinyatakan bahwa perguruan tinggi wajib memfasilitasi hak bagi mahasiswa untuk mengambil SKS di luar perguruan tinggi baik di perguruan tinggi lain maupun dunia industri atau lebih dikenal dengan Kurikulum Merdeka Belajar Kampus merdeka (MBKM).

Kurikulum MBKM ini menuntut perguruan tinggi berkolaborasi dengan dunia usaha dan dunia industri dalam melaksanakan tridharma perguruan tinggi karena implementasinya tidak bisa dilaksanakan secara mandiri di kampus. Pada kurikulum MBKM, perguruan tinggi wajib memberikan kesempatan kepada para mahasiswa untuk belajar diluar kampus yang implementasinya dapat berupa melakukan penelitian, KKN Tematik, atau magang dan studi independen di dunia usaha atau industri.

Oleh karena itu, untuk mengimplementasikan MBKM ini diperlukan suatu sinergi antara perguruan tinggi dan dunia usaha atau industri. Sadar akan hal itu, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Nasional jajaki kerjasama dengan Danny Darussalam Tax Center (DDTC) terkait pengembangan dan peningkatan pendidikan.

Kumba Digdowiseiso, S.E., M.App. Ec., Ph.D.

“Kami menyambut baik kerja sama ini karena ini untuk menyiapkan mahasiswa-mahasiswa terutama prodi akuntansi dengan program MBKM. kami menganggap DDTC ini sebagai konsultan tax terbaik dan sebagai mitra yang tepat untuk melakukan kerja sama dalam implementasi MBKM dan ini sangat berguna bagi siapapun mahasiswa yang ingin nantinya magang, melakukan research di bidang taxsaction dan juga yang paling penting adalah terkait dengan bidang public finance (keuangan publik),” ujar Dekan FEB Kumba Digdowiseiso, S.E., M.App. Ec., Ph.D. dalam webinar perpajakan 2021, Rabu (25/8).

Ketua Program Studi Akuntansi Dr. Bambang Subiyanto, S.E.,M.Ak, CPA. pun mengapresiasi FEB UNAS dan DDTC yang telah menjajaki kerja sama sehingga dapat diimplementasikan melalui MoA. Bambang pun berharap dengan kerjasama ini dapat bermanfaat bagi kedua belah pihak.

Dr. Bambang Subiyanto, S.E.,M.Ak, CPA.

“Kami berharap kerja sama ini juga menjadi terobosan dan pertukaran keunggulan yang dapat diserap oleh mahasiswa dari pihak DDTC maupun sebaliknya,” ungkapnya.

Dalam kesempatan yang sama, Managing Partner DDTC Darussalam, S.E., Ak., CA., M.Si., LL.M Int. Tax. mengucapkan terima kasih atas kesediaan UNAS untuk menjalin kerja sama dengan DDTC yang diharapkan dapat memberikan kemanfaatan bagi kedua pihak. “Kami berharap kerja sama ini dapat terimplementasikan dengan baik,” katanya.

Darussalam juga menyampaikan bahwa DDTC siap untuk mendukung implementasi dari poin kerja sama yang sudah disepakati. “Kami (DDTC) menanti kerja sama konkrit dan siap untuk mendukung apa yang kita lakukan bersama misalnya melakukan research bersama dan kita siap menerima mahasiswa dari FEB UNAS khususnya prodi akuntansi untuk bisa magang di DDTC selama tiga bulan dan mungkin bisa bersama-sama merancang kurikulum serta materi dan kita siap untuk melakukan training bagaimana pajak in practice kepada dosen-dosen di lingkungan FEB UNAS yang mengampu mata kuliah perpajakan memberikan pelatihan,” tuturnya.

Proses penandatanganan MoA antara UNAS dan DDTC dilaksanakan secara simbolis oleh Dekan FEB Kumba Digdowiseiso, S.E., M.App. Ec., Ph.D. dan  Managing Partner DDTC Darussalam, S.E., Ak., CA., M.Si., LL.M Int. Tax. (*DMS)