Prof. Dr. Drs. Adv. Ganjar Razuni, S.H., M.Si. Angkat Tema Demokrasi Pancasila dalam Orasi Ilmiah Pengukuhan Guru Besar UNAS

Dalam orasi ilmiahnya, Prof. Ganjar mengangkat tema “Membangun Cita Demokrasi Pancasila di Tengah Krisis Demokrasi Ultra-Liberal.” Tema tersebut lahir dari kegelisahan intelektual sekaligus kepeduliannya sebagai anak bangsa terhadap kondisi demokrasi saat ini.

Prof. Dr. Drs. Adv. Ganjar Razuni, S.H., M.Si

Ia menilai demokrasi liberal dan ultra-liberal menyimpan kerentanan yang berbahaya. “Demokrasi liberal menjadi seperti rumah kosong, bentuknya masih ada, tetapi jiwanya telah pergi,” ujarnya, sembari mengutip pemikiran para tokoh dunia seperti Wendy Brown, Chantal Mouffe, Pierre Rosanvallon, dan Michael Sandel.

Prof. Ganjar menegaskan bahwa demokrasi Pancasila harus hadir sebagai solusi atas paradoks demokrasi liberal yang ditandai dengan ketimpangan sosial, menurunnya partisipasi politik substantif, serta menguatnya populisme. Menurutnya, demokrasi sejati bukan sekadar prosedur elektoral, tetapi sistem kehidupan bersama yang menegakkan solidaritas, keberagaman pandangan, dan keadilan sosial.

“Demokrasi harus diremajakan sebagai perjuangan bersama. Bukan milik korporasi, bukan milik elite, melainkan milik seluruh warga. Dengan demikian, demokrasi tidak hanya menjadi sistem, tetapi juga bangunan peradaban dan harapan,” katanya.

Lebih lanjut, ia mengusulkan penataan ulang sistem pemilu dan kepartaian politik sebagai langkah awal untuk keluar dari krisis demokrasi ultra-liberal. Dengan begitu, cita demokrasi Pancasila dapat diwujudkan secara konsisten sesuai jati diri bangsa Indonesia.

Sebagai penutup, Prof. Ganjar mengutip pidato Bung Karno pada 1 Juni 1945 dengan menekankan bahwa Pancasila tidak akan menjadi realitas tanpa perjuangan berkelanjutan. “Prinsip dasar revolusi adalah menjebol dan membangun. Dalam sifatnya yang mendasar, Pancasila menjadi prinsip radikal yang merombak norma hukum, desain kelembagaan politik, serta praktik demokrasi yang bertentangan dengan nilai-nilai Pancasila,” pungkasnya. (TIN)

Bagikan :

Info Mahasiswa

Related Post

HIMAPUBLIK Salurkan Beras, Bantu Masyarakat yang Terkena Dampak Ekonomi Covid-19
{:id}Menristek Optimis Riset Indonesia dapat Terdepan di Asia Tenggara{:}{:en}Ministry of Research and Technology Optimistic if Indonesian Research Can Lead in Southeast Asia. {:}
UNAS Seleksi Mahasiswa dengan Pendekatan Holistik: Wawancara hingga Tes Urine
Wisuda Pascasarjana, Sarjana, Profesi, Diploma Universitas Nasional, dan Akademi-akademi Nasional Periode II T.A. 2019/2020
Klasterisasi Unas, Dosen Persiapkan Learning Material di LMS SPADA
Himaksi Gelar Webinar Nasional, Bahas PSAK 73 dan Pajak

Kategori Artikel

Berita Terbaru

Jadwal pelaksanaan PLBA T.A 2025/2026

Hari : RABU

SESI : 1

Tanggal : 24 September 2025

Pukul : 07.00 – 12.00 WIB

Auditorium Universitas Nasional

FAKULTAS

  1. FISIP
  2. FAKULTAS BAHASA DAN SASTRA
  3. FAKULTAS TEKNIK DAN SAINS
  4. FAKULTAS TEKNOLOGI  KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA

SESI : 2

Pukul : 13.00 – 16.00 WIB

Tempat : Auditorium Universitas Nasional

FAKULTAS

  1. FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS
  2. FAKULTAS HUKUM
  3. FAKULTAS ILMU KESEHATAN
  4. FAKULTAS BIOLOGI DAN PERTANIAN

Tempat : Auditorium Universitas Nasional

Hari : Kamis

Tanggal 25 September 2025

Pukul : 07.00 – 16.00 WIB

  1. FISIP
  2. FAKULTAS BAHASA DAN SASTRA
  3. FAKULTAS TEKNIK DAN SAINS
  4. FAKULTAS TEKNOLOGI  KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA
  5. FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS
  6. FAKULTAS HUKUM
  7. FAKULTAS ILMU KESEHATAN
  8. FAKULTAS BIOLOGI DAN PERTANIAN

Tempat : Auditorium Universitas Nasional