Jakarta (UNAS) – Fakultas Hukum Universitas Nasional (UNAS) kembali memperkuat komitmennya dalam meningkatkan kualitas pendidikan berstandar internasional melalui kerja sama akademik dengan Hankuk University of Foreign Studies, Korea Selatan. Sebagai tindak lanjut kolaborasi tersebut, Fakultas Hukum UNAS menerima kehadiran Prof. Byun Hae-chool sebagai dosen tamu (visiting professor) pada semester genap tahun akademik ini.
Selama masa kunjungannya, Prof. Byun mengampu mata kuliah Hukum Perbandingan Konstitusi di Berbagai Negara serta Ilmu dan Perancangan Perundang-undangan. Dalam proses pembelajaran, ia didampingi oleh dosen Fakultas Hukum UNAS, Ahmad Sobari, Ph.D., guna memastikan transfer pengetahuan berlangsung optimal dan relevan dengan kebutuhan akademik mahasiswa.
Kerja sama antara Fakultas Hukum UNAS dan Hankuk University of Foreign Studies telah terjalin sejak 2012. Kolaborasi ini menjadi bagian dari upaya kedua institusi dalam membangun jejaring akademik internasional yang berkelanjutan.
Dekan Fakultas Hukum UNAS, Prof. Dr. Basuki Rekso Wibowo, S.H., M.S., menyampaikan apresiasi atas kehadiran Prof. Byun sebagai bagian dari penguatan atmosfer akademik global di lingkungan kampus.
“Kehadiran guru besar dari mitra internasional seperti Hankuk University memberikan pengalaman akademik global bagi mahasiswa. Hal ini sejalan dengan visi Fakultas Hukum UNAS untuk menghasilkan lulusan yang tidak hanya memahami hukum nasional, tetapi juga memiliki perspektif hukum komparatif secara internasional,” ujarnya.
Senada dengan itu, Kepala Program Studi Sarjana Hukum UNAS, Dr. Erma Defiana, menilai kehadiran dosen tamu internasional memberikan nilai tambah dalam penguatan kurikulum.
Menurutnya, mata kuliah Hukum Perbandingan Konstitusi membutuhkan perspektif yang luas dan mendalam. Melalui pembelajaran langsung bersama Prof. Byun, mahasiswa memperoleh kesempatan untuk memahami teori dan praktik hukum dari sudut pandang akademisi internasional.
“Kolaborasi ini diharapkan dapat terus mendukung pengembangan kurikulum yang adaptif terhadap kebutuhan global,” kata Dr. Erma.
Keberhasilan pelaksanaan program ini juga didukung oleh Dr. Ummu Salamah yang berperan sebagai narahubung (liaison) antara Fakultas Hukum UNAS dan Prof. Byun Hae-chool.
Ia menjelaskan bahwa komunikasi intensif yang telah terjalin selama ini didasarkan pada semangat kolaborasi akademik dan pengembangan institusi.
“Prof. Byun menunjukkan antusiasme tinggi untuk berbagi pengetahuan di UNAS. Ke depan, kerja sama ini diharapkan tidak hanya terbatas pada kegiatan perkuliahan, tetapi juga berkembang ke bidang akademik lainnya,” ungkapnya.
Sebagai bagian dari agenda keberlanjutan kerja sama, Fakultas Hukum UNAS juga merencanakan kunjungan balasan ke Hankuk University pada akhir November 2026. Agenda tersebut ditujukan untuk memperluas kolaborasi dalam bidang riset, pertukaran mahasiswa, serta penguatan kelembagaan guna menghadapi tantangan pendidikan hukum di tingkat global.(TIN)
Bagikan :


