Peringati Hari Pendidikan Nasional Dengan Seminar, Himajem Ajak Pemuda Berprestasi

Bagikan Artikel

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp
Peringati Hari Pendidikan Nasional Dengan Seminar, Himajem Ajak Pemuda Berprestasi

Jakarta (UNAS) – Setiap tanggal 2 Mei, pemerintah telah menetapkan sebagai peringatan Hari Pendidikan Nasional. Sebagai mahasiswa yang tengah menempuh pendidikan, Himpunan Mahasiswa Manajemen (HIMAJEM) Universitas Nasional mengadakan seminar untuk memperingati Hari Pendidikan Nasional dengan tema “Mewujudkan Pemuda Indonesia Berprestasi di Era Society 5.0”.

Seminar yang diadakan pada Rabu (18/5) tersebut mengundang Dr. Endy Agustian, S.T., M.eng Duta Pendidikan Indonesia juga sebagai Dosen Perencanaan Wilayah dan Kota Universitas IGM dan Ahli Bahasa Assc. Prof. Dr. Wahyu Wibowo Dosen Bahasa dan Sastra UNAS. Dalam materinya Dr. Endy Agustian, S.T., M.eng menyampaikan bahwa selain mempermudah pekerjaan, era society 5.0 juga bisa menjadi boomerang.

“5.0 bisa menjadi boomerang, dengan kata lain kalau kita tidak memiliki kemampuan atau skill kita akan dikalahkan oleh mesin mesin teknologi. Tapi kekhawatiran ini tidak akan terjadi selagi kita tahu kapasitas dan skill yang kita miliki dalam bersaing di era society 5.0,” jelasnya.

Menurut Endy, sebagai wujud perubahan dalam dunia pendidikan yaitu harus ada resiliensi. “Tantangan dalam menghadapi society 5.0 adalah sektor pendidikan harus ada resiliensi, dengan strategi dan metode yang dilakukan pemerintah saat ini yaitu penerapan pembelajaran berbasis kurikulum MBKM adalah sebuah wujud perubahan itu sendiri. Sekarang mahasiswa jadi bebas memilih hal apa yang ingin mereka pelajari,” sambungnya.

Lebih lanjut, sebagai mahasiswa harus mempunyai keterampilan yang dapat diterapkan untuk berprestasi di era society 5.0. “Ada 3 keterampilan yang dapat diterapkan sebagai mahasiswa untuk berprestasi. Indikator mahasiswa berprestasi bukan dari banyaknya piala dan sertifikat tetapi mahasiswa berprestasi bisa kita pupuk dengan kompetensi, yang kedua seberapa jauh pemahaman kalian dengan literasi khususnya literasi digital dan yang ketiga adalah mengetahui karakter diri sendiri,” ujarnya.

Sementara itu, pembicara kedua Ahli Bahasa Assc. Prof. Dr. Wahyu Wibowo sependapat dengan Endy bahwa mahasiswa harus bisa menguasai literasi termasuk dengan menguasai literasi bahasa.

“Dalam era ini, cara kita membaca teks tidak lagi didasarkan pada semangat literalisme. Itu sebabnya bahasa bukan lagi didefinisikan hanya sekedar sebagai alat komunikasi masyarakat, karena dalam kehidupan banyaknya tata penerimaan bahasa mencerminkan suatu nilai hidup dan aturan berbahasa. Sehingga ada banyak cara untuk berbahasa dan itu sangat perlu dikuasai guna bisa dipahami antara komunikator dan komunikan,” paparnya.

“Hindari kata kata atau bahasa yang bisa menyinggung orang lain dengan cara menerapkan bahasa Indonesia yang baik dan benar dalam tatanan bahasa di kehidupan sehari-hari, karena bahasa itu banyak sekali dan berbeda beda,” tambah Wahyu.

Resti Hardini, S.E., M.Si.,
Resti Hardini, S.E., M.Si.,

Sementara itu, pada kesempatan yang sama Kaprodi Manajemen ,Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNAS Resti Hardini, S.E., M.Si., berharap bisa mencetak mahasiswa berprestasi melalui seminar. “Seminar ini adalah puncak dari serangkaian kegiatan untuk memperingati Hari Pendidikan Nasional, pemuda sebagai tonggak bangsa dituntut untuk memiliki prestasi demi kemajuan bangsa, untuk mendukung hal tersebut HIMAJEM menggelar seminar Mewujudkan Pemuda Indonesia Berprestasi di Era Society 5.0 guna mencetak mahasiswa berprestasi,” tutupnya. (*TIN)

Berita Terbaru
Chat with Us!