LPPM UNAS Adakan Monev Internal Program Penelitian DPPM Kemdiktisaintek 2025, Dorong Kualitas dan Relevansi Riset Kampus

Monev internal ini merupakan bagian penting dari siklus penelitian dan pengabdian kepada masyarakat yang wajib dilaksanakan perguruan tinggi sebelum dilakukan monev eksternal oleh Kemdiktisaintek. Kegiatan ini bertujuan memastikan setiap penelitian berjalan sesuai rencana, mencapai target luaran, serta memberikan manfaat akademik dan sosial yang nyata.

Kepala LPPM UNAS, Dr. Ir. Nonon Saribanon, M.Si., mengatakan bahwa kegiatan ini menjadi langkah penting dalam menjaga mutu penelitian dan pengabdian yang dilakukan oleh dosen UNAS.

“Monev internal merupakan bagian dari proses berkelanjutan dalam siklus penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Melalui kegiatan ini, kami memastikan setiap peneliti menjalankan penelitian sesuai proposal dan sasaran luaran yang telah ditetapkan, sehingga hasilnya benar-benar bermanfaat,” ujar Nonon.

Ia menambahkan, monev internal juga berperan sebagai penyaring sebelum memasuki tahap monev eksternal yang dijadwalkan pada 16 Oktober 2025 oleh Kemdiktisaintek, khusus untuk bidang Pengabdian kepada Masyarakat (PKM).

Dr. Vivitri Dewi Prasasty, M.Si.

“Karena jumlah penelitian cukup banyak, sebagian dipilih secara acak untuk dimonev secara internal. Hasilnya akan diunggah ke sistem BIMA Kementerian dan menjadi dasar untuk evaluasi lanjutan,” jelasnya.

Dalam pelaksanaannya, Monev Internal LPPM UNAS menghadirkan dua reviewer internal, yakni Prof. Dr. Syamsiah Badruddin, M.Si. dan Prof. Dr. Sri Endarti Rahayu, M.Si. Keduanya menilai substansi, metodologi, serta kesesuaian antara rencana dan hasil penelitian yang sedang berjalan.

Salah satu tim penelitian yang mendapat kesempatan untuk dimonev adalah kelompok riset gabungan dari Program Studi Biologi dan Pertanian, yang terdiri atas Dr. Vivitri Dewi Prasasty, M.Si., dan Dr. Dra. Sri Handayani, M.Si. Tim ini mengembangkan inovasi suplemen gummy herbal antidiabetes berbahan sinergi rumput laut merah (Eucheuma cottonii), temulawak (Curcuma xanthorrhiza), dan daun kelor (Moringa oleifera).

Penelitian tersebut merupakan bagian dari upaya UNAS dalam menciptakan produk herbal berbasis bahan alam Indonesia yang memiliki potensi terapeutik tinggi. Selain itu, penelitian juga difokuskan pada tahapan awal pengembangan kandidat antidiabetes dari makroalga Halimeda macrolaba yang berasal dari tiga lokasi di Kepulauan Seribu.

“Tahapan ini sangat krusial karena menjadi fondasi pengujian bioaktivitas lebih lanjut. Kami ingin hasil riset tidak hanya berhenti di laboratorium, tetapi juga berpotensi dikembangkan menjadi inovasi yang berdampak bagi masyarakat,” tutur Dr. Vivitri. (SAF)

Bagikan :

Info Mahasiswa

Related Post

Prof Yuddy Sebut Konflik Rusia-Ukraina Pengaruhi Arah Tranformasi Geopolitik Internasional
Profesi Ners Gelar Pelatihan BTCLS Gelombang VII Kerjasama Dengan EMT 911
Workshop Mengembangkan Ekosistem Kolaborasi untuk Pembangunan Berkelanjutan dalam Rangka Dies Natalis ke 73 Universitas Nasional: Sinergi untuk Masa Depan Gemilang
LAUNCHING BUKU KONSERVASI ALAM DALAM ISLAM
Fakultas Pertanian UNAS Ingatkan Kejayaan Ekonomi Indonesia dari Sektor Pertanian Pada Mahasiswa Baru
Mahasiswa S2 Chiba University Jepang Lakukan Kunjungan Riset ke UNAS dan UNSIA

Kategori Artikel

Berita Terbaru

Jadwal pelaksanaan PLBA T.A 2025/2026

Hari : RABU

SESI : 1

Tanggal : 24 September 2025

Pukul : 07.00 – 12.00 WIB

Auditorium Universitas Nasional

FAKULTAS

  1. FISIP
  2. FAKULTAS BAHASA DAN SASTRA
  3. FAKULTAS TEKNIK DAN SAINS
  4. FAKULTAS TEKNOLOGI  KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA

SESI : 2

Pukul : 13.00 – 16.00 WIB

Tempat : Auditorium Universitas Nasional

FAKULTAS

  1. FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS
  2. FAKULTAS HUKUM
  3. FAKULTAS ILMU KESEHATAN
  4. FAKULTAS BIOLOGI DAN PERTANIAN

Tempat : Auditorium Universitas Nasional

Hari : Kamis

Tanggal 25 September 2025

Pukul : 07.00 – 16.00 WIB

  1. FISIP
  2. FAKULTAS BAHASA DAN SASTRA
  3. FAKULTAS TEKNIK DAN SAINS
  4. FAKULTAS TEKNOLOGI  KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA
  5. FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS
  6. FAKULTAS HUKUM
  7. FAKULTAS ILMU KESEHATAN
  8. FAKULTAS BIOLOGI DAN PERTANIAN

Tempat : Auditorium Universitas Nasional