Satelit Bantu Pesawat Hindari Turbulansi

Satelit cuaca terbaru diluncurkan, satelit ini memiliki kemampuan lebih baik dan memadai untuk cuaca yang sekarang. Alat ini akan memberikan estimasi kecepatan angin, kabut, es, dan petir. Satelit ini dapat digunakan mulai paruh kedua 2017.

National Oceanic and Atmospheric Administration (NOAA) mengatakan alat ini akan lebih baik melihat gelombang awan dan akan lebih cepat dikembalikan ke bumi. Dengan GOES-R (Geostationary Operational Environmental Satellite) adalah satelit cuaca terbaik dengan kemampuannya untuk menangkap badai, tornado, banjir, abu vulkanik, kebakaran alam, badai petir, dan gelombang api surya lebih cepat. Satelit ini akan mengamati langit lima kali lebih cepat dengan resolusi empat kali lipat lebih bagus dari sebelumnya.

Senior ilmuwan program GOES-R, Steven Goodman mengatakan satelit yang sebelumnya kesulitan dalam menangkap gelombang yang menjadi awal mula tubulensi. Dengan alat yang terbaru, hal ini dapat dihindari. “Dengan satelit yang terbaru akan memberikan kondisi cuaca yang sekarang terjadi, bukan dari 15-30 menit yang lalu,” ungkapnya.

Pilot 27 tahun, Landells mengatakan bahwa turbulansi karena badai petir lebih mudah diprediksi, tetapi untuk yang lain sangat susah, sehingga satelit terbaru ini akan sangat membantu dan mengurangi tingkat ketidakselamatan penerbangan.

Kerja sama Noaa dan Nasa untuk misi satelit tersebut pada Sabtu di Florida. Satelit akan diuji selama dua minggu dan akan beroperasional dalam satu tahun ini. Setelah berjalan akan memberikan gambaran setiap 15 menit dan US kontinental selama 5 menit, sedangkan untuk badai yang akan menyerang akan diperbarui selama 30 detik.

 

Sumber: http://www.bbc.com/news/technology-38050916