Kuliah Umum FISIP Bahas Pengaruh Komunikasi CSR dengan Kredibilitas Perusahaan

JAKARTA ( UNAS)  – Sebuah perusahaan memiliki tanggung jawab terhadap kepentingan publik. Hal ini dapat diwujudkan melalui pelaksanaan program-program CSR (Corporate Social Responsilibity) yang berkelanjutan. Kesejahteraan masyarakat dapat meningkat bila CSR benar-benar secara efektif. CSR sendiri merupakan sebuah tindakan yang dilakukan oleh perusahaan sebagai rasa tanggug jawab perusahaan di lingkungan sekitar dimana perusahaan itu berada. 

Dewasa ini CSR menjadi konten yang paling modern dari komunikasi. Hal ini menjadi alasan mengapa CSR menjadi profesi pengabdian serta mengemban tugas-tugas pengabdian yang sangat mulia. Oleh karena itu mahasiswa sebagai generasi penerus bangsa diharapkan mampu memahami kondisi CSR itu sendiri berserta manfaatnya bagi pembangunan berkelanjutan. 

Dalam rangka membentuk pembangunan sosial yang inklusif dan berkelanjutan, penting bagi mahasiswa sebagai generasi penerus bangsa untuk memahami secara mendalam konsep dari CSR. Sadar akan hal tersebut, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Nasional (FISIP UNAS) menyelenggarakan kuliah umum mengenai CSR. Mengemban tema CSR dan Pembangunan yang Inklusif dan Berkelanjutan diharapkan mahasiswa FISIP UNAS dapat memahami pengertian CSR dan dampaknya bagi pembangunan berkelanjutan.

“CSR berkembang karena visi dari pemimpin perusahaan, jika pemimpin perusahaan tidak punya visi maka CSR pun tidak akan jalan. Visi pembangunan berkelanjutan sendiri menekankan kita untuk memelihra bumi. Pembangunan berkelanjutan itu memastikan generasi yang akan datang menikmati sama seperti apa yang ada pada generasi kita. Yang berkelanjutan itu memastikan anak cucu kita kelak menikmati hal yang sama seperti yang kita nikmati sekarang” Imbuh La Tofi, selaku pembicara dalam acara tersebut, Kamis (14/9).

Dalam paparan materinya, Memo La Tofi selaku Chairman The La Tofi School of CSR mengatakan bahwa CSR itu tidak hanya menjadi officer di perusahaan, tetapi seseorang yang berkarir di bidang apapun itu bisa menjadi CSR yang professional. Apapun posisi seseorang dalam perusahaan harus memastikan apapun yang didalamnya dilaksanakan secara tanggug jawab. Jika perusahaan ingin maju tentu saja harus menghitung nilai dampak dari program CSR itu sendiri, nilai dampak ini berpengaruh pada kinerja perusahaan.

Mantan wartawan itu juga menambahkan bahwa kita harus melakukan komunikasi yang baik kepada public dan seluruh stakeholder, karena apa yang dilakukan tak akan bermakna tanpa dikomunikasikan. CSR menjadi bagian yang dimengerti oleh stakeholder.

“Kerjasamalah yang menentukan kehidupan sosial dan lingkungan kita untuk jadi lebih baik dimasa depan. Kita pastikan anak cucu kita menjadi bagian yang indah dari kehidupan semesta ini” tutup La Tofi. 

Acara yang berlangsung di Aula Blok 1 Lantai 4 itu diikuti oleh seluruh mahasiswa baru FISIP 2017/2018 dan dihadiri pula oleh Dekan FISIP Dra. Truly Wangsalegawa, M.A,  M.Ed., Ph.D., Wakil Dekan Bidang Akademik FISIP Dr. Aris Munandar, M.Si., serta para dosen FISIP.