Tatang Mitra Setia, Raih Dosen Berprestasi dari Kemenristekdikti

JAKARTA (UNAS ) – Dosen merupakan salah satu unsur penyelenggaraan pendidikan dalam perguruan tinggi. Sebagai tenaga yang bertugas melaksanakan proses pembelajaran, sudah selayaknya dosen mendapatkan penghargaan terkait dengan prestasi sesuai dengan kinerja yang telah dilaksanakanya. Pemberian penghargaan tersebut diberikan kepada dosen yang memiliki prestasi yang dibanggakan oleh Perguruan Tingginya. Penghargaan tersebut memberi pengakuan kepada dosen yang sudah melakukan kegiatan tridharma Perguruan Tinggi yang dapat bermanfaat bagi kemajuan pendidikan.

Salah satu dosen berprestasi yang mendapatkan penghargaan tersebut adalah Dr. Tatang Mitra Setia, M.Si. selaku Ketua Program Studi Magister Biologi Sekolah Pascasarjana Universitas Nasional (UNAS). Beliau berhasil meraih peringkat III (tiga) dalam bidang Sains dan Teknologi berdasarkan keputusan Kementrian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Koordinasi Perguruan Tinggi Swasta wilayah III tahun 2017 dengan nomor 726/K3/KT/2017, Senin (28/8).

Tatang merupakan dosen terpilih dikarenakan beliau mempunyai masa kerja tanpa celah dan memiliki 90 persen dedikasi di UNAS dalam bidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat (PKM). Hal ini terlihat dari banyaknya tulisan beliau yang dimuat dalam jurnal nasional dan internasional, salah satunya adalah Scopus.

Kepala Biro Sumber Daya Manusia (BSDM) UNAS, Eddy Guridno, S.E.,MSIM., mengungkapkan bahwa dorongan motivasi  yang mendukung dapat menghasilkan dosen yang berkembang baik. Hal ini harus diikuti dari kemauan dosen sendiri untuk memanfaatkan dukungan manajemen supaya dapat berkembang.

“Ini merupakan kesempatan yang baik bagi dosen untuk dapat berkembang. Untuk langkah kedepanya BSDM akan melakukan pembinaan kepada dosen dan karyawan agar mereka dapat meningkatkan prestasinya”tutupnya.

Dengan adanya penghargaan dosen berprestasi dapat meningkatkan motivasi dikalangan civitas akademika perguruan tinggi untuk dapat bekerja lebih keras dan cerdas sesuai dengan tridharma Perguruan Tinggi. Selain itu, dapat menciptakan suasana pembelajaran yang mengarah kepada semangat pengabdian dan dedikasi dibidang pendidikan tinggi serta menumbuhkan kebanggan dikalangan dosen terhadap profesinya, tutup Edi. ( r.n.a)