PLTN, Siapkah Kita?

 

JAKARTA [UNAS] – Fakultas Teknik dan Sains Universitas Nasional bekerjasama dengan Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN) mengadakan kuliah umum dengan tema “Sustainable Energy For The Bright Future”, kegiatan ini mengundang Prof. DR. IR. Djarot Sulistio Wisnubroto, M. Sc. Kepala Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN).

Kegiatan tersebut merupakan sosialisasi BATAN tentang tenaga nuklir, baik dalam kelebihan, kekurangan  dan kelanjutan pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN). Djarot memaparkan semua tentang tenaga baru terbarukan untuk masa depan Indonesia, pemanfaatan nuklir bagi berbagai aspek kehidupan manusia baik dalam bidang kesehatan, pertanian, peternakan dan banyak lainnya.

“Masyarakat Indonesia masih memandang negatif dan menolak pemanfaatan tenaga nuklir digunakan di Indonesia, padahal secara tidak sadar masyarakat sebenarnya sudah merasakan manfaat  tenaga nuklir. Diluar itu tenaga nuklir juga memiliki dampak negatif apabila pengawasan dan pemanfaatannya tidak dilaksanakan secara bijak”, ungkapnya di Ruang Aula Blok 1 Universitas Nasional, Selasa (13/9).

Diharapkan dengan sosialisasi yang disampaikan oleh ketua BATAN akan memberikan pemahaman tentang tenaga nuklir kepada mahasiswa dan dosen, sehingga untuk kedepannya masyarakat akan mengerti baik buruknya penggunaan tenaga nuklir. Indonesia sudah cukup siap dalam pemanfaatan ataupun pembangunan PLTU yang dapat berguna bagi seluruh rakyat, siap akan Sumber daya Alam (SDA) dan Sumber Daya Manusia (SDM) dalam pemanfaatan tenaga nuklir.