Ikatan Alumni Teknik Fisika Bantu Cetak Lulusan Berhak Paten

JAKARTA [UNAS] – Ikatan alumni Program Studi Teknik Fisika Universitas Nasional membantu lulusan teknik fisika UNAS memiliki produk paten. Hal ini guna menyikapi perkembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK) kini dan mendatang.

Pembahasan program pembentukan tersebut tertuang dalam diskusi Ikatan Alumni Teknik Fisika UNAS dengan tema “Kiprah Alumni Teknik Fisika dalam Merespon Perkembangan IPTEK Kini dan Mendatang”, di Ruang Aula Blok 1 Lantai IV Universitas Nasional, Sabtu (17/9).

”Para mahasiswa yang sedang belajar di Teknik Fisika dan calon mahasiswa yang akan datang dibentuk bukan hanya sebagai sarjana saja, namun diharapkan dapat menghasilkan produk paten dan ekonomis. Sehingga mahasiswa Teknik Fisika memiliki produk yang dapat di komersialkan dan diharapkan mahasiswa tersebut dapat membuka lapangan pekerjaan di lingkungan masyarakat,” ungkap Prof. Dr. Ir. Wahyuddin Latunreng alumni Teknik Fisika UNAS.

Ia menambahkan, kesungguhan alumni Teknik Fisika UNAS dibuktikan dengan ikut serta dalam pembentukan IKATF (Ikatan Alumni Teknik Fisika) yang terbentuk dari Brunei Forum pada tanggal 25 – 28 Agustus 2016. IKATF dirancang untuk menjadi pusat riset dan pengembangan inovasi teknologi. Yayasan ini berperan sebagai wadah berkumpulnya para alumni Teknik Fisika dan media pelaksana program – program bersama Teknik Fisika.

Para alumni Teknik Fisika UNAS memiliki keinginan membentuk mahasiswa dan calon mahasiswa Teknik Fisika memiliki nilai jual dan berkualitas tinggi. Untuk mewujudkan hal   tersebut para alumni teknik fisika bekerja keras meningkatan kemampuan jebolan Teknik Fisika UNAS dimasa mendatang.

Seruan senada juga disampaikan oleh Ir. Sri Djaprie, M. ME., M.Met., selaku pendiri Prodi Teknik Fisika UNAS. “Para alumni sudah sewajibnya menjadi wadah dan pembimbing bagi para mahasiswa Teknik Fisika aktif dalam pengembangan IPTEK dan pembuatan produk paten yang ekonomis”. Diharapkan ikatan alumni Teknik Fisika UNAS dapat menjadi panutan yang membantu para mahasiswanya memiliki kemampuan lebih, agar siap berkompetisi di dunia global.