FTKI Optimis Cetak Wirausahawan Muda di Bidang Digital Startup

Jakarta ( Unas) –  Perkembangan bisnis Startup saat ini tengah digandrungi oleh generasi muda Indonesia. Istilah bisnis Startup sendiri merupakan istilah yang kerap  dipakai untuk sebuah bisnis yang  identik dengan teknologi, web, internet dan yang berhubungan dengan ranah tersebut. Bisnis Startup sendiri terbagi menjadi tiga jenis yaitu  Startup pencipta game, Startup aplikasi edukasi serta Startup perdagangan seperti e-commerce dan informasi. Dengan jumlah angka pengguna internet masyarakat Indonesia yang mencapai 112 juta orang pada tahun 2017 sehingga mengakibatkan mengingkatnya jumlah partisipasi pengguna smartphone dan media sosial tak ayal bisnis inipun mampu menjanjikan masa depan yang cerah bagi perkembangan bisnis Startup di Indonesia. Bertempat di ruang aula blok I Lantai IV Universitas Nasional Fakultas Teknologi Komunikasi dan Informatika ( FTKI) melalui Himpunan Mahasiswa Sistem Informasi kembali mengadakan seminar bertajuk Startup Web And Bussiness Development” dalam seminar yang  dimoderatori oleh Ibu Fauziah S.kom M.MS.i ini turut pula menggandeng para founder – founder yang berkecimpung didunia Startup Indonesia seperti Novan Adrian ( CEO Qasir.id) dan Mizno Kruge ( CEO Cari Jasa.co.id).

Dalam seminarnya Mizno Kruge selaku narasumber dari cari jasa.co.id  menekan bahwa  untuk menjadi seorang wirausahawan yang sukses didunia startup digital tidaklah harus selalu berasal dari latar belakang pendidikan ilmu telekomunikasi maupun informatika. Semua orang dengan latar belakang ilmu yang berbeda bisa dengan mudah memulai bisnis ini. Setidaknya ada dua hal lanjutnya, yang dibutuhkan oleh seorang mahasiswa ataupun generasi muda Indonesia yang ingin terjun kedalam dunia Startup ini diantarsnya: memiliki ide kreatif serta mampu membaca peluang kedua hal ini tambahnya, adalah hal yang mutlak dimiliki oleh seorang enterpreneur muda dimana ide dan gagasan yang dimiliki  berawal dari kemampuan ia didalam menjadikan masalah yang ada dimasyarakat menajdi peluang bisnis yang nantinya malah memberikan manfaat dan kemudahan bagi masyarakat luas.

“ Saya sangat senang sekali dapat berbagi ilmu dan pengalaman dibidang bisnis digital  dihadapan adik – adik mahasiswa dari Sistem Informasi Universitas Nasional. Rekan – rekan ku mahasiswa yang saya banggakan sesungguhnya terjunnya saya kedalam bisnis digital ini tak lepas dari masalah – masalah yang kerap saya temui di kehidupan sehari- hari. Melalui website cari jasa.co.id saya menawarkan berbagai macam kemudahan – kemudahan didalam mencari dan menemukan para pekerja – pekerja ahli yang bergerak di bidang teknisi elektronik. Melalui cari jasa masyarakat tidak perlu repot – repot lagi mencari teknisi – teknisi handal yang betugas  memperbaiki seluruh peralatan elektronik rumah kita. Hanya bermodalkan ide kreatif  dan pandai mencari peluang disetiap kendala yang ada  maka saya meyakini bahwa untuk merintis, membangun dan memelihara bisnis ini tidaklah diperlukan modal yang besar kita hanya cukup menyulap ide – ide sederhana kita menjadi sesuatu yang menarik  dan sederhana tetapi memiliki nilai jual dan manfaat yang besar dimasyarakat”, tegasnya.

Senada dengan  narasumber sebelumnya Novan Adrian selaku CEO Qasir.id menuturkan bahwa kegiatan seminar bertajuk Startup Web and Bussiness Development ini sangatlah bermanfaat bagi para generasi muda ditengah maraknya konten – konten negatif yang tersedia di internet. Dengan adanya kegiatan ini lanjutnya, diharapkan  para mahasiswa terpacu untuk mulai menciptakan aplikasi – aplikasi yang bernilai positif dan bermanfaat bagi masyarakat.  Sudah saatnya kita selaku generasi muda untuk  selalu mengisi waktu dan kesempatan yang ada dengan menghasilkan karya – karya yang dapat dibanggakan bukan saja di Indonesia melainkan di dunia internasional.

Diwawancarai seusai acara Hastiani selaku peserta seminar mengaku sangat senang sekali dengan adanya seminar ini.  Kegiatan ini adalah  kali kedua yang telah diikut  oleh mahasiswi semester IV jurusan  sistem informasi Unas ini. ada hal menarik lanjutnya saat presentasi dari para narasumber dimana para peserta seminar yang hadir diberikan tantangan untuk membuat sebuah program aplikasi startup berupa game, maupun perdagangan komersil yang nantinya akan ditindak lanjuti menjadi sebuah aplikasi yang berbayar dan memiliki hak paten.

“ Dengan adanya seminar ini saya menjadi lebih yakin untuk terjun kedalam bisnis startup ini. Berbekal pengetahuan teori yang saya dapatkan di Unas saya akan mulai berani membuat sebuah ide bisnis yang sesuai dengan karakter dan kemauan saya. Sudah saatnya kita selaku mahasiswa Sistem Informasi untuk mulai berfikir menjadi seorang wirausahawan muda yang nantinya bisa menciptakan lapangan pekerjaan bagi orang lain”, tegasnya kamis ( 18/5).