Fakultas Teknologi Komunikasi dan Informatika (FTKI) Gelar Seminar Bertajuk “ Accelerating Innovation Thru Open Source and Mobile Computing”

JAKARTA ( UNAS) – Teknologi open source saat ini tengah digandrungi oleh anak – anak muda terutama bagi penggila dunia maya/ internet mereka berlomba – lomba mengakses dan mendownload software yang telah disediakan oleh para  provider penyedia aplikasi. Open source sendiri adalah istilah yang digunakan pada sebuah software atau perangkat lunak yang bisa digunakan oleh siapa saja dengan membuka atau membebaskan source codenya (sumber kode program) sehingga dapat mengetahui dengan jelas cara kerja software tersebut, selain itu siapa saja dibebaskan untuk mengubah ataupun memperbaiki jika ditemukan kelemahan-kelemahan pada software tersebut. Software Open Source sendiri merupakan buah dari rapat yang diprakarsai oleh Netscape, penggagas Software Open Source adalah Eric S. Raymond, Crhistine Peterson, Todd Anderson, Larry Augustin, Jon Hall dan Sam Ockman dengan pelopornya Richard Stallman pada tahun 1998.

Software open source yang populer saat ini adalah Linux, Xampp, Mozilla Firefox, Open Office, Os Commerce, ClamAV & ClamWin, Audacity,Gimp serta VideoLan. Dikarenakan besarnya manfaat yang didapat melalui software open source Universitas Nasional yang dalam seminar kali ini diprakarsai oleh Fakultas Teknologi Komunikasi dan Informatika ( FTKI) bekerjasama dengan Asosiasi Open Source Indonesia ( AOSI) menyelenggarakan seminar yang bertemakan “ Accelerating Innovation Thru Open Source and Mobile Computing”. Seminar yang diselenggarakan di aula blok I lantai IV Universitas nasional ini dihadiri oleh para dosen, mahasiswa serta siswa – siswi SMA/SMK sederajat. Hadir pada kesempatan kali ini para pakar dibidang teknologi dan informasi seperti Richard Kartawijaya, Tiur Lumban Gaol, Estu Fardani , Didik Partono dan Prihantoosa.

Dalam sambutannya  Wakil Rektor Bidang Akademik Prof. Dr. Iskandar Fitri, S.T., M.T menuturkan bahwa saat ini kita tengah berada diera digital dan teknologi yang berkembang sangat cepat dan massive. Saat ini kita tengah berada pada suatau masa dimana teknologi mempengaruhi seluruh aspek kehidupan kita bahkan menurutnya, kedepannya kita tidak hanya berhenti pada teknologi berbasis 4G yang sekarang sedang menjamur melainkan para peneliti serta ilmuan telah menemukan bahwa dalam beberapa tahun kedepan kita akan sampai kepada tahap 6G dimana saat itu koneksi internet sudah bisa diakses sampai ke pegunungan – pegunungan terpencil, pelosok – pelosok daerah bahakan dibawah lautpun koneksi itu akan dapat diakses.

Setidaknya ada dua hal ungkap pria yang juga m,masih tercatat sebagai dosen tetap di Universitas Nasional ini, yang memicu terjadinya perubahan teknologi saat ini diantaranya adalah  revolusi transportasi dan revolusi telekomunikasi. Dengan adanya revolusi transportasi saat ini orang dapat dengan mudah melakukan perjalanan baik dalam kota, luar kota, dalam negeri maupun luar negeri dengan alat transportasi berupa mobil, pesawat, kereta api, kapal laut dll. Dengan adanya kemudahan memyebabkan teknologi dalam menciptakan mesin pun semakin canggih dan sempurna oloeh karena itu tak lupa ia berpesan kepada para peserta seminar agar dapat memanfaatkan sesi seminar ini dengan sebaik – baiknya.

“ Ambilah ilmu sebanyak – banyaknya dari para narasumber yang hadir pada hari ini, bertanyalah sebanyak mungkin, catatlah pesan – pesan serta tips – tips yang akan diberikan nanti,” tutupnya.

 Hadir dalam kesempatan kali ini Prihantoosa selaku Sekjen Aosi mencoba memaparkan tentang apa itu open source, bagaimana cara kerja open source itu, serta apa sajakah contoh – contoh dari open source itu. Ia pun menambahkan bahwa teknologi software open source adalah software yang bisa diinstall secara gratis dengan berbagai macam keunggulan yang dimiliknya open source pun mampu menghadirkan fitur – fitur yang menarik tak heran jika software open source menempati urutan teratas dalam daftar aplikasi yang paling banyak diinstal dan digunakan oleh masyarakat dunia.

Ditemui disela – sela mengisi seminar Richard Kartawijaya yang juga merupakan CEO GTN Data Center. Mencoba menantang para audiens dengan mencoba mencari satu nama dari perusahaan – perusahaan besar didunia yang tidak menggunakan jasa dari Information Communication Tecnologies ( ICT ). Seperti diketahui ICT sendiri  adalah media berupa hasil teknologi informasi yang dipergunakan oleh manusia untuk berkomunikasi dan berbagi informasi. Salah satu contoh penerapat ICT dalam teknologi smartphone yang begitu bermanfaat bagi kehidupan kita sehari – hari adalah penerapan ICT dalam bisnis transportasi online dimana calon customer dapat dengan mudah dan jelas mengetahui nama driver, alamat, lokasi serta identitas dari driver tersebut secara mendetail dan terperinci. Kita juga mengetahui berapa harga yang harus dibayarkan samapai tempat tujuan. Menurut Richard teknologi dapat digunakan disemua sektor seperti Pendidikan, Perbankan, Bisnis maupun Perusahaan Komersil. Iapun mencontohkan bagaimana kemudahan teknologi dapat membuat proses belajar mengajar jarak jauh E – Learning menjadi lebih Efektif dan Efisien.

“ Kemudahan – kemudahan yang kita dapat sekarang adalah merupakan hasil dari kemajuan teknologi yang terus – menerus diperbaharui. Hal ini membuktikan bahwa untuk menjadi seorang lulusan IT ynag berkualitas dan berdaya saing diperlukan juga sikap pantang menyerah dan memiliki rasa keingintahuan  yang besar akan suatu terobosan – terobosan baru yang ada, jadi teruslah berinovasi dan berkarya ambilah ilmu dari media apa saja dan gunakan demi kebaikan masa yang akan datang,” tegasnya.