Fakultas Teknik dan Sains Jajaki Kerjasama dengan 3 Universitas Malaysia

Kerjasama antar sesama institusi pendidikan saat ini menjadi sangat penting dikarenakan perubahan iklim ilmu pengetahuan yang begitu mudah untuk di akses.

JAKARTA   (UNASSeiring  perubahan informasi yang begitu  cepat lembaga pendidikan diwajibkan  untuk saling bersinergi dan berkerjasama terutama di bidang ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK). Kerjasama nasional maupun internasional kerap menjadi senjata ampuh untuk melahirkan ide – ide dan terobosan khususnya di bidang IPTEK. Hal inilah yang terus dimaksimalkan oleh Universitas Nasional selaku perguruan tinggi swasta untuk terus memperluas kerjasama baik dalam dan luar negeri.

Melalui Fakultas Teknik dan Sains (FTS) Universitas Nasional mengadakan studi banding (comparative study) ke Malaysia, belum lama ini. Studi banding ke Malaysia yang dilakukan pada 20 – 27 Agustus ini dilakukan di empat fakultas di tiga universitas. Keempat fakultas yang dimaksud adalah Fakultas Teknik, Universiti Malaya (UM); Fakultas Sains, Universiti Malaya (UM); Fakultas Teknologi Informasi dan Komunikasi, Universiti Teknikal Malaysia Melaka (UTeM); dan Fakultas Teknik, Universiti Teknologi Petronas (UTP). Kunjungan ini diikuti oleh 12 dosen dan 19 mahasiswa dari berbagai program studi di FTS yang terdiri dari Teknik Mesin, Teknik Fisika, Teknik Elektro dan Fisika.

Ditemui diruang kerjanya, Agung Iswadi selaku Ketua Pelaksana program studi banding menjelaskan bahwa tujuan dari program ini adalah untuk meningkatkan sistem pengelolaan institusi di tingkat fakultas dan program studi, serta menginisiasi program kerjasama faculty to faculty di bidang teknik dan sains.

“Kerjasama ini adalah tindak lanjut dari MoU UNAS dengan beberapa Universitas di Malaysia yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas pengajaran dan penelitian serta iklim akademik dari masing – masing universitas. Selain dikemas dengan sharing dan diskusi saya dan para dosen lainnya juga turut melakukan peninjauan sarana dan prasarana kampus yang meliputi laboratorium, perpustakaan, ruang perkuliahan dan research center,’’ ujarnya kepada humas.

Dalam setiap kesempatan, pertemuan delegasi FTS UNAS menyampaikan beberapa usulan program kerjasama yang akan diinisiasi oleh FTS UNAS bersama keempat fakultas tersebut. Diantara program kerjasama yang sempat diperbincangkan adalah program mobilitas mahasiswa untuk credit transfer selama 1 semester di Malaysia, program mobilitas dosen untuk menyelenggarakan visiting lecture, program penelitian kolaboratif dan publikasi bersama, serta kesempatan studi lanjut baik untuk program Master maupun Ph.D. Delegasi juga menginisiasi program fast track Sarjana hingga Master selama lima tahun untuk mahasiswa FTS – UNAS.

Keempat fakultas yang telah dikunjungi ini telah setuju untuk menindaklanjuti diskusi kerjasama ini bersama dengan FTS. Menurut Dekan Fakultas Teknik dan Sains, Basori S.T., M.T, poin-poin yang telah diperbincangkan akan disusun dalam bentuk draft memorandum of agreement (MoA) yang akan direview dan disepakati bersama-sama oleh kedua belah pihak. Peluang-peluang kerjasama yang diinisiasi ini akan menjadi program unggulan strategis bagi FTS ke depan untuk meningkatkan kualitas SDM mahasiswa dan tenaga pengajar serta pengelolaan institusi, yang secara tidak langsung akan meningkatkan kualitas lulusan dan kuantitas mahasiswa baru.

Selain kegiatan studi banding, kegiatan pertukaran budaya antara Indonesia dan Malaysia juga turut diselenggarakan pada malam terakhir yang dikemas dalam bentuk Art and Cultural Performance. Delegasi mahasiswa Fakultas Teknik dan Sains dengan bangga membawakan beberapa kesenian dari Indonesia dalam bentuk tarian tradisional dan pertunjukan musik. Pengetua kolej Kediaman Za’ba, Dr. Samsur Rijal dan para mahasiswa di kolej Za’ba bahkan ikut turun ke pentas bersama para dosen FTS untuk menyanyikan lagu bersama-sama.

Tak hanya menambah wawasan dan ilmu pengetahuan kegiatan ini juga memberikan pengalaman yang baru bagi tiap peserta.  Nina Nuraeni mahasiswi dari Fakultas Teknik dan Sains UNAS ini mengaku sangat terkesan dengan kegiatan ini.

“Perjalanan yang luar biasa dan mengasyikkan serta menambah wawasan. Terima kasih kami ucapkan kepada Dekan, para Ketua Program Studi dan para Dosen yang telah memfasilitasi kami dalam studi banding ini, semoga UNAS semakin sukses,’’ katanya.

Selain melakukan studi banding ke  Kantor Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Kuala Lumpur untuk bertemu dan berdiskusi dengan Atase Pendidikan dan Kebudayaan. Delegasi juga berkesempatan untuk memberikan dukungan sebagai supporter dalam pertandingan sepakbola Sea Games 2017 Indonesia melawan Kamboja di Stadion Shah Alam, Selangor.