Duta Besar Indonesia untuk Tunisia, Prof Ikrar Nusa Bhakti Kagum Terhadap Lulusan UNAS

 JAKARTA ( UNAS) –  Duta Besar Indonesia untuk Tunisia, Prof. Dr. Ikrar Nusa Bhakti mengaku kagum terhadap Universitas Nasional yang mampu menghasilkan lulusan yang berkualitas. Hal ini diungkapkan Ikrar saat menguji salah satu kandidat doktor program studi Ilmu Politik Sekolah Pascasarjana Universitas Nasional beberapa waktu lalu.

 Ikrar merupakan salah satu tim penguji dari Sumatri yang mempresentasikan disertasinya berjudul ‘’Konflik Menyangkut Pembenahan Kewenangan Tentara Nasional Indonesia dalam Rancangan Undang-Undang Keamanan Nasional (Studi Kasus: Kontroversi Rancangan Undang-Undang Keamanan Nasional 2004-2014). Disertasi setebal 300 halaman tersebut dipertanggung jawabkan Sumatri di depan tim penguji yang diketuai oleh Prof. Dr. Ernawati Sinaga, M.S., Apt dengan anggota yang terdiri dari Prof. Dr. Maswadi Rauf, MA,  Prof.Dr Nazaruddin Syamsudin, Dr. TB. Massa Djafar dan   Dr. Firdaus Syam.

‘’Disertasi yang telah ditulis oleh saudara kandidat ini merupakan bukti bahwa Universitas Nasional mampu menghasilkan lulusan yang berintegritas, berkualitas dan berwawasan luas,’’ ungkap Ikrar, Rabu (29/3). Ia pun menghimbau agar para mahasiswa yang saat ini tengah menempuh jenjang S3 baik dari ilmu politik maupun dibidang ilmu lainnya untuk segera mengikuti jejak Sumantri yang lulus dengan predikat sangat memuaskan. 

Pandangan serupa juga diungkapkan oleh promotor Sumatri, Prof. Dr. Syamsuddin Haris yang mengungkapkan kekagumannya terhadap hasil penelitian yang telah disusun selama ini. ‘’Pak Sumantri adalah sosok pekerja keras, ulet dan pantang menyerah walaupun beliau telah menginjak usia 60 tahun beliau mampu menguasai seluruh isi dari disertasi ini dengan jelas dan terperinci beliau juga mampu menyajikan data yang sangat lengkap dan detail sehingga dengan tanpa ragu kita para penguji dengan senang hati dan rasa bangga  mengangkat beliau sebagai doktor dibidang ilmu politik,” imbuhnya. 

Ditemui setelah acara, Sumantri menyatakan rasa terima kasihnya kepada semua pihak yang telah membantunya dalam menyelesaikan seluruh tahapan – tahapan dalam menyusun disertasinya kali ini. Ia pun mengungkapkan kekagumanya terhadap program ilmu politik yang ada di Universitas Nasional. Menurutnya, Universitas Nasional sebagai universitas swasta tertua di Jakarta ini  mempunyai sejarah yang panjang dalam hal perpolitikan di Indonesia. UNAS yang didirikan oleh tokoh – tokoh penting di Indonesia ini, ujarnya, mampu memberikan warna tersendiri dalam bidang ilmu politik dari sebelum orde baru maupun pasca reformasi Unas sampai saat ini terus – menerus memberikan sumbangsihnya dalam hal pemikiran maupun pendidikan berpolitik yang beretika yang berlandaskan Undang – Undang 1945.

“  Saya sangat berterima kasih sekali kepada promotor dan co-promotor yang telah membimbing saya selama ini dengan penuh semangat dan kesabaran sehingga saya bisa menyelesaikan disertasi saya dengan hasil yang memuaskan, tak lupa juga saya ucapkan rasa terima kasih kepada Universitas Nasional tempat dimana saya menuntut ilmu sejak tahun 2013. UNAS merupakan lembaga pendidikan  yang mampu menjadi solusi ditengah iklim ekonomi yang sedang terpuruk ini UNAS mampu menghasilkan lulusan – lulusan dari berbagai macam disiplin ilmu yang diakui tidak saja didalam negeri tetapi juga diluar negeri,” tegasnya.