Bentuk Lulusan yang Unggul, Universitas Nasional Gelar Workshop dan Coaching Clinic Penyusunan RPS

JAKARTA ( UNAS) –  Dalam rangka menjalankan Peraturan Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (PERMENRISTEK DIKTI ) Republik Indonesia No 44 Tahun 2015 Tentang “ Standar Nasional Pendidikan Tinggi”. Universitas Nasional melalui Tim Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia ( KKNI)  UNAS yang di ketuai oleh Dr. Ucuk Darusalam, S.T.,M.T beserta tim penyusun lainnya menyelengarakan “ Workshop dan Pelatihan Tentang Penyusunan Rencana Pembelajaran Semester ( RPS) yang mengacu kepada Standar Nasional Pendidikan Tinggi ( SNPT) Bagi dosen Universitas Nasional dan Akademi – Akademi Nasional”. Pelatihan ini  diadakan pada Senin (27/2) bertempat di aula lantai 1 blok IV Universitas Nasional. Pelatihan yang dibuka oleh Wakil Rektor Bidang Akademik Prof, Dr. Iskandar Fitri, S.T. M.T ini berlangsung selama 6 hari. 

Diwawancarai setelah acara pelatihan Ucuk Darusalam selaku Dekan Fakultas Teknologi Komunikasi dan Informatika ( FTKI) yang sekaligus sebagai Ketua KKNI Universitas Nasional menuturkan bahwa tujuan diadakan pelatihan RPS ini disamping mentaati PermenRistek Dikti No 44 tahun 2015 juga agar para dosen dapat merancang capaian pembelajaran mata kuliah yang akhirnya dapat menghasilkan capaian pembelajaran kelulusan yang telah tertuang dalam portofolio yang telah disusun oleh tim penyusun kurikulum dari masing – masing  program studi. 

Setidaknya terdapat enam hal yang harus dirancang oleh para dosen di dalam menyusun rencana pembelajaran per semester diantaranya adalah Capaian Pembelajaran Kelulusan, Capaian Pembelajaran Mata Kuliah, Material Pembelajaran yang menyangkut Kriteria Penilaian, Tugas, serta Alokasi Waktu. ”Diharapkan dengan mengikuti pelatihan ini para dosen dapat dengan mudah mengimplementasikan proses belajar mengajar dengan menggunakan metode RPS ini sehingga dapat menghasilkan lulusan yang berkompeten yang memiliki spesialisasi khusus di bidangnya  sesuai dengan program studi yang mereka tempuh selama kuliah sehingga nanti nya mereka dapat bersaing, disetarakan bahkan diakui kemampuan mereka secara nasional maupun internasional,”  imbuh Ucuk.

Ditemui disaat yang sama salah satu peserta pelatihan yang juga merupakan dosen Universitas Nasional,  Dr Retno Widowati mengaku sangat senang sekali dengan kegiatan ini dikarenakan dapat membantu para dosen didalam menyusun dan merancang satuan pengajaran yang baik yang sesuai dengan standar Dinas Pendidikan Indonesia. Selain itu manfaat lain yang bisa dirasakan, imbuh Retno, adalah mahasiswa dapat dengan mudah mengetahui tentang kewajiban serta hak – hak mereka sebagaimana tertuang dalam portofolio yang telah disusun oleh tim penyusun pada setiap program studi.